Mungkin sebagian besar diantara kita sering kebingungan ketika memilih kartu seluler, apalagi promosi setiap operator sekarang ini sepertinya memberikan fasilitas serta penawaran (bonus)
yang justru semakin membuat kita bingung untuk menjatuhkan pilihan.
Namun uniknya, untuk sekarang ini bagi kita (sebagai pihak konsumen)
bisa dikatakan merasa diuntungkan. Perang harga secara tidak langsung telah menekan tarif yang dikenakan saat ini jauh lebih murah dari tahun-tahun sebelumnya.
Tidak salah bahwa banyak orang yang mengatakan cara untuk mengatasi kebingungan adalah dengan meminimalkan beberapa pilihan (option) yang ada. Sederhananya, semakin banyak pilihan yang ada, maka kitapun akan semakin bingung untuk memilih dan mengambil keputusan. Sebaliknya, semakin sedikit pilihan, justru akan semakin mudah untuk mengambil keputusan.
Murah,
berkualitas, dan kelancaran dalam berkomunikasi, pasti itu yang anda
inginkan?! Tapi, itu yang jadi masalahnya.. Meskipun saya bukan orang
yang pertama mendengar tulalit atau nada sibuk, mendengar “I’m sorry, the number you’re calling is out of coverage area!” (padahal sebenarnya hp yang dituju dalam keadaan aktif), mendengar suara setan orang ngobrol ketika kita sedang melakukan panggilan, atau mungkin pernah sampai nyasar ke nomor orang lain (padahal nomor yang dituju benar). Kejadian-kejadian tersebut menggoda saya untuk menuliskan tentang tips memilih kartu seluler.
Yang utama pastinya adalah sinyal.
Pastikan bahwa operator yang akan anda gunakan sinyalnya sudah tidak
diragukan lagi. Jadi, dimanapun anda berada, anda tetap bisa
menerima/melakukan panggilan atau sms-an.
Hal kedua yang harus diketahui adalah masalah tarif.
Siapa sih yang nggak mau murah? Tapi ingat, jangan asal pilih yang
murah. Karena ‘murah’ kadang-kadang justru akan membuat anda harus
membayar mahal. Misalnya, tiba-tiba anda melempar handphone anda dan
akhirnya rusak hanya karena susah masuk ketika menghubungi keluarga atau
teman anda, kalo udah begitu kejadiannya pastinya anda harus merogoh
kocek lebih dalam untuk men-service atau membeli handphone baru (tuh bayangin, karena mau dapet yang murah akhirnya malah harus membayar mahal).
Lalu, (sebaiknya) gunakan kartu seluler (operator) yang mendominasi.
Maksud saya, usahakanlah kartu yang akan anda gunakan sama dengan kartu
apa yang digunakan oleh keluarga, atau teman-teman anda. Ini bertujuan
agar mendapatkan tarif yang murah (meskipun sering bikin kesal). Tapi
point ke 3 ini kadang-kadang meleset. Karena mendominasi (banyak
pelanggannya), justru kita kesulitan dalam melakukan panggilan
Feature. Seperti games, m-banking, back-up data, chat, fasilitas browse, dsb.
Dan poin yang terakhir, gunakan kartu seluler yang sedang gencar berpromosi. Well.., sebelumnya poin terakhir ini tidak berlaku bagi anda yang merasa business man atau kalangan korporat.
Tapi hanya berlaku bagi mahasiswa. Kenapa begitu?!? Karena operator
yang sedang gencar berpromosi biasanya memberikan tarif yang sangat
murah. Kalau bisa nelfon murah, berarti anda juga telah menekan biaya.
Karena saya yakin jika anda adalah pelajar/mahasiswa, biasanya sensitif
terhadap harga. Dan selain itu yang terpenting, bisa nelfon sambil
ngeronda, berkali-kali!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar